Saturday, 16 May 2015

AKU MASA LALU KU

Masa lalu dan sekarang sudah berubah, kehebatan seseorang tidak dinilai dari seberapa kuat dia melawan musuhnya, seberapa banyak harta yang dia miliki, seberapa tinggi jabatan yang dia miliki tapi seseorang bisa dianggap hebat, kuat dan pintar apabila dia bisa menghadapi hidup ini penuh dengan ketegaran dan keikhlasan dalam menghadapinya itu menurut pendapat saya. Itulah yang dirasakan saya saat ini, merasa gelisah, sedih dan sedikit kecewa terhadap hari-hari yang sudah saya lewati, kenapa baru sekarang saya tersadar akan pentingnya dalam menghadapi perjuangan hidup. Dulu hanya berpikir akan kepentingan sendiri padahal kedepannya kehidupan saya akan banyak yang berubah, ada keluarga yang harus dipikirkan, ada orang tua yang harus saya bahagiakan dan ada anak yang harus saya perjuangkan masa depannya.
Tapi apalah daya kalau kata peribahasa "Nasi sudah menjadi bubur" perjalanan yang sudah terlewati tidak bisa hanya disesali tapi harus juga diperbaiki. Dengan mengucap bismillah dan rasa yakin sama Allah SWT saya harus kuat dan bisa merubah hari-hari saya lebih bermakna dan berguna lagi buat semua orang-orang yang sayang sama saya. Namun, dipikiran saya masih belum terpikir apa yang harus saya perbuat dan lakukan selain menjalani hidup saya dengan berusaha ikhlas dan tegar.
Dulu bisa tertawa lepas tanpa memikirkan permasalah yang dihadapi dan kebutuhan yang harus dipenuhi tapi sekarang kehidupan saya sudah berubah, ada anak, istri dan orang tua yang harus saya pikirkan semuanya. Ya Allah Ya Karim, disini saya bukan merasa putus asa melainkan merasa dihadapi dengan jalan yang buntu. Apa jalan keluarnya Ya Allah ? Apakah ini balasan dosa-dosa saya di masa lalu yang selalu berbuat dosa terhadap orang tua dan suka bertentangan dengan Perintah-Mu Ya Rabb....

Jakarta, 16 Mei 2015

No comments:

Post a Comment